Hukum Membaca Bismillah ketika menyembelih kurban

Posted on
Hukum membaca basmalah
*❊ Madzhab-madzhab para ulama di dalam hukum membaca bismillah ketika menyembelih kurban ❊*
بسم الله الرحمن الرحيم
قال المصنف رحمه الله تعالى 
ﻓﺮﻉ
Ini adalah satu cabang fiiqih
ﻓﻲ ﻣﺬاﻫﺐ اﻟﻌﻠﻤﺎء ﻓﻲ اﻟﺘﺴﻤﻴﺔ ﻋﻠﻰ ﺫﺑﺢ اﻷﺿﺤﻴﺔ ﻭﻏﻴﺮﻫﺎ ﻣﻦ اﻟﺬﺑﺎﺋﺢ ﻭﻋﻠﻰ ﺇﺭﺳﺎﻝ اﻟﻜﻠﺐ ﻭاﻟﺴﻬﻢ ﻭﻏﻴﺮﻫﻤﺎ ﺇﻟﻰ اﻟﺼﻴﺪ
Di dalam madzhab-madzhab para ulama di dalam membaca bismillah ketika menyembelih kurban dan selainnya dari sembelihan-sembelihan dan ketika melepas anjing pemburu dan melesatkan panah dan selain dari keduanya kepada hewan buruan
ﻣﺬﻫﺒﻨﺎ ﺃﻧﻬﺎ ﺳﻨﺔ ﻓﻲ ﺟﻤﻴﻊ ﺫﻟﻚ ﻓﺈﻥ ﺗﺮﻛﻬﺎ ﺳﻬﻮا ﺃﻭ ﻋﻤﺪا ﺣﻠﺖ اﻟﺬﺑﻴﺤﺔ ﻭﻻ ﺇﺛﻢ ﻋﻠﻴﻪ 
Madzhab kami berpendapat bahwa sesungguhnya yang demikian adalah sunnah di dalam semua dari yang demikian itu. Jika seseorang meninggalkannya karena lupa atau sengaja, maka halal sembelihan dan tidak ada dosa baginya.
ﻗﺎﻝ اﻟﻌﺒﺪﺭﻱ ﻭﺭﻭﻱ ﻫﺬا ﻋﻦ اﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ ﻭﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﻭﻋﻄﺎء
Al ‘Abdariy berkata : Dan pendapat ini telah diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas, Abu Huroiroh dan ‘Atho
ﻭﻗﺎﻝ ﺃﺑﻮ ﺣﻨﻴﻔﺔ اﻟﺘﺴﻤﻴﺔ ﺷﺮﻁ ﻟﻹﺑﺎﺣﺔ ﻣﻊ اﻟﺬﻛﺮ ﺩﻭﻥ اﻟﻨﺴﻴﺎﻥ ﻭﻫﺬا ﻣﺬﻫﺐ ﺟﻤﺎﻫﻴﺮ اﻟﻌﻠﻤﺎء
Dan Abu Hanifah berkata : Membaca bismillah adalah syarat kebolehan memakan daging sembelihan ketika ingat harus membaca bismillah, bukan syarat ketika lupa, dan ini adalah madzhab jumhur ulama
ﻭﻋﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﻣﺎﻟﻚ ﻗﻮﻻﻥ ﺃﺻﺤﻬﻤﺎ ﻛﻤﺬﻫﺐ ﺃﺑﻲ ﺣﻨﻴﻔﺔ ﻭاﻟﺜﺎﻧﻲ ﻛﻤﺬﻫﺒﻨﺎ
Dan dari para ashab Imam Malik ada 2 qoul : Yang paling sohih menurut mereka adalah seperti madzhab Abu Hanifah, dan qoul yang kedua seperti madzhab kami
 ﻭﻋﻦ ﺃﺣﻤﺪ ﺛﻼﺙ ﺭﻭاﻳﺎﺕ اﻟﺼﺤﻴﺤﺔ ﻋﻨﺪﻫﻢ ﻭاﻟﻤﺸﻬﻮﺭﺓ ﻋﻨﻪ ﺃﻥ اﻟﺘﺴﻤﻴﺔ ﺷﺮﻁ ﻟﻹﺑﺎﺣﺔ ﻓﺈﻥ ﺗﺮﻛﻬﺎ ﻋﻤﺪا ﺃﻭ ﺳﻬﻮا ﻓﻲ ﺻﻴﺪ ﻓﻬﻮ ﻣﻴﺘﺔ 
Dan dari Imam Ahmad ada 3 riwayat : Yang sohih menurut mereka dan mahsyur darinya bahwa sesungguhnya membaca bismillah adalah syarat kebolehan memakan daging sembelihan. Jika seseorang meninggalkan membaca bismillah karena sengaja atau lupa didalam memburu hewan buruan, maka yang demikian dianggap bangkai
ﻭاﻟﺜﺎﻧﻴﺔ ﻛﻤﺬﻫﺐ ﺃﺑﻲ ﺣﻨﻴﻔﺔ ﻭاﻟﺜﺎﻟﺜﺔ ﺇﻥ ﺗﺮﻛﻬﺎ ﻋﻠﻰ ﺇﺭﺳﺎﻝ اﻟﺴﻬﻢ ﻧﺎﺳﻴﺎ ﺃﻛﻞ ﻭﺇﻥ ﺗﺮﻛﻬﺎ ﻋﻠﻰ اﻟﻜﻠﺐ ﻭاﻟﻔﻬﺪ ﻟﻢ ﻳﺆﻛﻞ 
Dan riwayat yang ke dua seperti madzhab Abu Hanifah, dan yang ketiga menyatakan : jika meninggalkan baca bismillah ketika melesatkan panah karena lupa, maka boleh memakannya dan jika meninggalkan baca bismillah ketika melepas anjing pemburu dan macan pemburu, maka tidak boleh memakannya
ﻗﺎﻝ ﻭﺇﻥ ﺗﺮﻛﻬﺎ ﻓﻲ ﺫﺑﻴﺤﺔ ﺳﻬﻮا ﺣﻠﺖ ﻭﺇﻥ ﺗﺮﻛﻬﺎ ﻋﻤﺪا ﻓﻌﻨﻪ ﺭﻭاﻳﺘﺎﻥ
Al ‘Abdari berkata : dan jika meninggalkan membaca bismillah karena lupa, maka halal, dan jika meninggalkannya karena sengaja maka dari Imam Ahmad ada 2 riwayat.
ﻭﻗﺎﻝ اﺑﻦ ﺳﻴﺮﻳﻦ ﻭﺃﺑﻮ ﺛﻮﺭ ﻭﺩاﻭﺩ ﻻ ﺗﺤﻞ ﺳﻮاء ﺗﺮﻛﻬﺎ ﻋﻤﺪا ﺃﻭ ﺳﻬﻮا ﻫﺬا ﻧﻘﻞ اﻟﻌﺒﺪﺭﻱ
Ibnu sirin, Abu Tsur dan Daud berkata : Tidak halal, sama saja meninggalkan baca bismillah karena sengaja atau lupa. Ini adalah nukilan Al ‘Abdariy.
 ﻭﻗﺎﻝ اﺑﻦ اﻟﻤﻨﺬﺭ ﻋﻦ اﻟﺸﻌﺒﻲ ﻭﻧﺎﻓﻊ ﻛﻤﺬﻫﺐ اﺑﻦ ﺳﻴﺮﻳﻦ 
Ibnul Mundzir berkata : Dari Asy Sya’biy dan Nafi’ seperti madzhab Ibnu Sirin.
ﻗﺎﻝ ﻭﻣﻤﻦ ﺃﺑﺎﺡ ﺃﻛﻞ ﻣﺎ ﺗﺮﻛﺖ اﻟﺘﺴﻤﻴﺔ ﻋﻠﻴﻪ اﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ ﻭﺃﺑﻮ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﻭﺳﻌﻴﺪ ﺑﻦ اﻟﻤﺴﻴﺐ ﻭﻃﺎﻭﺱ ﻭﻋﻄﺎء ﻭاﻟﺤﺴﻦ اﻟﺒﺼﺮﻱ ﻭاﻟﻨﺨﻌﻲ ﻭﻋﺒﺪ اﻟﺮﺣﻤﻦ ﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﻟﻴﻠﻰ ﻭﺟﻌﻔﺮ ﺑﻦ ﻣﺤﻤﺪ ﻭاﻟﺤﻜﻢ ﻭﺭﺑﻴﻌﺔ ﻭﻣﺎﻟﻚ ﻭاﻟﺜﻮﺭﻱ ﻭﺃﺣﻤﺪ ﻭﺇﺳﺤﺎﻕ ﻭﺃﺑﻮ ﺣﻨﻴﻔﺔ
Ibnul Mundzir berkata : dan sebagian dari ulama yang membolehkan memakan sembelihan yang tidak dibacakan bismillah adalah Ibnu ‘Abbas, Abu Huroiroh, Sa’id bin Al Musib, Thowus, ‘Atho, Al Hasan Al Bashriy, An Nakh’iy, ‘Abdurrachman bin Abu layaliy, Ja’far bin Muhammad, Al Hakam, Ar Robi’ah, Imam Malik, Ats Tsauriy, Ahmad, Ishaq dan Abu Hanifah.
 _Kitab Al Majmu’ Syarah Al Muhadzab. Imam Nawawi._
*~ Abdurrachman Asy Syafi’iy ~*
*Majelis Ta’lima At Tahdzib. *
Penting dibaca:  Inilah Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab Yang Mujarab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *