singapura vs indonesia 169

Berani Main Agresif di Leg Kedua, Garuda?

Diposting pada
Singapura

Hasil imbang dengan Singapura disebut-sebut karena kelelahan para pemain Indonesia. Apakah itu berarti tim Garuda tidak akan bermain keras di leg kedua final Piala AFF 2020?

Singapura dan Indonesia bertemu pada Rabu malam (22/12/2021) di National Stadium, Singapura. Di babak pertama, Indonesia mendominasi.

Sejumlah peluang diciptakan tim asuhan Shin Tayong, di antaranya gol pembuka di menit ke-28 oleh Wyita Suleiman. Witan melengkapi operan dari Asnawi Manguwala.

Sayangnya, di babak kedua pergerakan Indonesia melambat dan pergantian Shin tidak berjalan dengan baik. Hasil itu dirusak pada menit ke-70 lewat gol yang dicetak Nadi Argainata Gol Ihsan Fandy.

Singapura nyaris mencetak gol beberapa kali, tetapi Indonesia menahan imbang 1-1. Hasil ini membuat laga kedua WB pada Sabtu (25/12/2021) semakin kuat.

Jika tidak ada gol di luar lapangan, Singapura dan Indonesia harus menang. Jadi kedua tim harus bermain keras.

Namun mengingat pertandingan hanya berselang dua hari, maka ada risiko fisik pemain, khususnya pemain Indonesia, tidak akan pulih sepenuhnya. Pada pertandingan pertama ini, para pemain mulai menurunkan berat badan setelah menit ke-70.

Apakah Indonesia yang memiliki misi merebut tiket final berani bermain keras sejak menit pertama? Shin tidak mau menebak-nebak karena fokusnya adalah memulihkan kondisi fisik para pemain.

“Tentu saja akan ada masa-masa sulit di setiap kompetisi. Tapi jika kami beristirahat dan punya waktu untuk pulih, kami pasti akan lebih baik untuk pertandingan berikutnya melawan Singapura,” kata Shin Te-Yong dalam sebuah pernyataan. Perlombaan.

(MRP / Mentah)

Penting: Lihat daftar Frekuensi Dan Biss Key  Sepakbola Untuk Televisi Parabola Indonesia

Penting dibaca:  5-0, Serdadu Tridatu Pesta Gol ke Gawang Persiraja Banda Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.