piala dunia 169

FIFA Vs UEFA Soal Rencana Piala Dunia Dua Tahun Sekali

Diposting pada
Jakarta

FIFA terus meninjau dua tahun pembicaraan Piala Dunia. UEFA terus memimpin dalam menentangnya!

Awalnya, pidato Piala Dunia yang digelar empat tahun sekali ‘dikurangi’ setiap dua tahun sekali, dan bergulir sejak 2020. Itu adalah ide dari FIFA, perusahaan induk dari Piala Dunia FIFA.

Dilaporkan dari Olahraga LangitFIFA menganggap Piala Dunia empat tahun terlalu lama. Mereka tidak memiliki cukup kesempatan untuk menunjukkan diri mereka di mata para pemain.

Dari segi bisnis, FIFA telah melakukan riset dengan OpenEconomics. Jika Piala Dunia diadakan setiap dua tahun, kecepatannya akan lebih cepat.

Artinya sepak bola untuk kepentingan setiap negara. Setiap negara yang lolos ke Piala Dunia akan menerima sponsor dan hak siar.

Presiden FIFA Gianni Infantino terus mempelajari Piala Dunia dua tahunan. Terakhir, ia menekankan perlunya keadilan bagi semua pemain sepak bola.

“Banyak yang tidak setuju, tapi banyak juga yang mendukung,” kata Infantino.

“FIFA adalah bagian dari penyelenggara global, jadi pada titik ini kami harus mencoba menggabungkan semua perspektif yang berbeda ini.”

Zurich, Swiss - 21 Mei, Presiden FIFA Gianni Infantino berbicara di Kongres Virtual FIFA ke-71 pada konferensi pers FIFA di Zurich, Swiss pada 21 Mei 2021.  (Foto oleh Pool / Getty Images)Presiden FIFA Gianni Infantino (Getty Images / Pool)

Gianni Infantino mengatakan pendukung rencana Piala Dunia dua tahun itu berasal dari Afrika dan Asia. Yang tidak mereka setujui adalah suara besar dari UEFA (UEFA).

Jika Piala Dunia diadakan setiap dua tahun sekali, Inggris, Jerman, dan Prancis tidak akan setuju. Tidak diragukan lagi, level sepakbola di klub-klub Eropa dari waktu ke waktu sangat padat.

Meski begitu, Infantino mengakui bahwa FIFA akan membuat keputusan yang tepat. Untuk sepakbola yang lebih baik.

“Studi dengan jelas menunjukkan bahwa tidak akan ada masalah dengan dampak ekonomi positif dari Piala Dunia (setiap dua tahun). Akan ada beberapa manfaat nyata dan nyata bagi ekosistem sepak bola.”

Penting dibaca:  Ballon d'Or: Dulu Xavi-Iniesta, Kini Kante-Jorginho

“Kuenya akan lebih besar, dan itu akan memungkinkan kami untuk berinvestasi lebih baik dalam sepak bola di seluruh dunia.”

(Pembicara)

Penting: Lihat daftar Frekuensi Dan Biss Key  Sepakbola Untuk Televisi Parabola Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *