5 Cara Cek Hoax Jangan Sampai Termakan

5 Cara Cek Hoax, Jangan Sampai Termakan!

Diposting pada

5 Cara Cek Hoax, Jangan Sampai Termakan!.

Jakarta

Kebohongan Jika Anda kesulitan melihat gambar, klik gambar untuk mendengar versi audio. Berdasarkan informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), sudah ada 1.808 tipu muslihat seputar COVID-19 semenjak pandemi. Itu baru COVID-19, belum lagi hoax politik dan lain-lain.

Kadang-kadang sulit untuk mengecek apakah berita tertentu adalah hoax atau bukan. Jika Anda tidak menemukan apa yang Anda cari maka tanyakan saja. detikINET, Selasa (19/10/2021) sudah merangkum 5 cara mengecek hoax.

1. Cek fakta ke situs berantas hoax

Ada banyak situs yang menyediakan informasi yang bisa dibagikan. Kominfo dan Turn Back Hoax adalah contohnya. Beberapa media juga memberikan berita yang khusus membahas’tipuan atau tidak‘termasuk detikcom sendiri.

Untuk internasional, Anda juga dapat mengunjungi PolitiFact.com, Hoax Slayer, atau Snopes.com. Mereka adalah situs yang memeriksa apakah sebuah berita itu benar atau palsu.

Anda juga dapat masuk ke Google Berita untuk terhubung dengan situs yang Anda dapat mengakses informasi yang Anda butuhkan.

2. Lihat foto di Gambar Google secara gratis

Google mencari memori kami untuk menyediakan foto yang dapat Anda gunakan dengan ‘Cari Gambar’. Kamu bisa memanfaatkannya untuk mengetahui apakah foto tersebut memang asli atau diberikan narasi yang menggiring ketika pesan broadcast kamu dapatkan?

Selain itu, Anda juga dapat mengirimkan informasi ke informasi berikut jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah. Karena banyak hal yang berkembang seiring berjalannya waktu sehingga kadang-kadang informasi yang lama tidak dapat dijadikan patokan.

Penting dibaca:  Cara Ganti Background di Zoom

3. Cek narasumbernya

Kredit dari suatu berita atau informasi yang kita terima harus dipastikan berasal dari suman yang pakarnya sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Ketika pesan berantai membawa nama seorang narasumber, jika memungkinkan, lakukan konfirmasi pada orang yang namanya dicatut.

Jika ragu, coba carikah sumber lain yang menyebutkan nama narasumber tersebut dengan isi yang sama? Adakah berita lain yang membawakan nama sang narasumber?

4. Hati-hati yudisial provokatif

Sudah seperti khasnya berita hoax dengan memberikan judul provokatif dan membawa embel-embel berbau sensitif atau bahkan SARA. Apalagi kalau sudah banyak tanda atau tanda tanyanya, waduh sebaiknya dicek lagi deh!

Namun, penting untuk dicatat bahwa seprovokatif tidak dimaksudkan untuk dibagikan dengan lembaga pemasyarakatan internasional. Ketika mendapatkan pesan, bagian otak yang disebut amigdala terlebih dahulu menyaringnya lalu akan menentukan apakah pesan itu tidak dapat dipercaya atau tidak. Amygdala adalah bagian otak yang berfungsi dalam mengelola rasa cemas, takut dan emosi lainnya.

5. Siapa yang sebar?

Jika Anda adalah anggota perusahaan Anda ingin menerima informasi ini, silahkan hubungi kami. Jika Anda tidak menemukan apa yang Anda cari maka tanyakan saja. Ngomong-ngomong, dia satu-satunya yang pernah punya masalah kebohongan.

Simak Videonya “Disebut juga Berita Hoax di Sejumlah Platform
[Gambas:Video 20detik]

(bertanya / mengajukan)

Ditulis Ulang oleh paketinternet.id dari sumbernya: https://inet.paketinternet.id/tips-dan-trik/d-5773850/5-cara-cek-hoax-jangan-sampai-termakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.