Tips Bikin Video Outdoor yang Bisa Curi Perhatian di Medsos

Diposting pada

Jakarta

Berwisata ke tempat wisata alam seperti gunung, pantai atau air terjun pasti tidak lengkap tanpa foto atau foto. Video. Namun formatnya perlu berbeda agar konten terlihat lebih menarik dibandingkan jutaan video lainnya. media sosial.

Kreator Rio Garlio membagikan beberapa tips dan teknik yang dapat Anda gunakan untuk membuat konten video luar ruang yang menarik. Sejak acara tersebut, Rio mengatakan lebih baik mempersiapkan naskah atau video story terlebih dahulu agar proses pengambilan gambar lebih bermanfaat.

“Hal pertama yang saya lakukan adalah skrip, alur cerita, yang membawa kita ke tujuan atau konten, tidak membuang memori dan tahu sebelumnya apa yang harus diambil dan apa yang akan kita lakukan. Jadi semuanya dikonsep dari rumah,” kata Rio di workshop Samsung Galaxy A73 5G. Kata Lai.

Tetapi misalnya, jika Anda tidak punya waktu untuk menyiapkan naskah, Rio menyarankan agar Anda merekam video sebanyak mungkin di lokasi. Dengan cara ini, ada banyak rekaman yang bisa digunakan saat ingin mengedit video.

Saat merekam video, Rio mengatakan ada banyak teknik untuk membuat video lebih dinamis. Di antara teknik yang dia rekomendasikan adalah tracking/tracking, Dutch angle, parallax, dan orbit.

Merekam video di lingkungan yang curam berpotensi membuat video terlihat goyah dan berombak. Untuk mengatasinya, Rio menyarankan untuk menggunakan ponsel dengan fitur seperti OIS Samsung Galaxy A73 5G.

Video yang diambil di luar ruangan juga mengandalkan cahaya alami, yang terkadang tidak konsisten. Rio punya tips untuk mengatasi masalah tersebut.

“Biasanya saya curang dengan menekan layar untuk mengunci AF, karena lampunya terkunci,” jelas Rio.

Penting dibaca:  5 Tips Tampil Maksimal Saat Kuliah dan Meeting Kerja Virtual

“Dan biasanya ketika saya membuat konten, itu tidak streaming, artinya indoor dan outdoor tidak bercampur. Jadi jika saya membuat konten untuk tips foto, jika di luar ruangan, buka saja dari buka hingga tutup di luar ruangan agar tidak terjadi cahaya. Tiba-tiba. Di dalam ruangan pasti berbeda,” lanjutnya.

Setelah tur, Anda puas mengambil beberapa video, tentu saja saatnya untuk mengedit video sebelum mengunggahnya ke media sosial. Rio merekomendasikan beberapa aplikasi pengeditan video yang mudah digunakan untuk ponsel, seperti VN, Capact, dan Kinemaster.

Saat mengedit video, jangan lupa untuk menambahkan transisi agar mengalir Video Tampaknya lebih fleksibel. Tambahkan juga background noise menggunakan lagu-lagu yang sedang populer di media sosial saat itu. Namun Rio tetap menekankan untuk tidak melebih-lebihkan video dengan terlalu banyak efek dan transisi yang tidak sesuai dengan konten.

“Menurut saya, konten yang diterima publik sederhana tapi pesannya sampai ke masyarakat. Dan jangan terlalu banyak diedit, tapi pesannya tidak sampai,” ujarnya.

Tonton video”Samsung memproduksi chip 3 nanometer pertama di dunia
[Gambas:Video 20detik]

(vmp/vmp)

Penting Dibaca Tips Dan Trik Terbaru untuk Android Anda